VAKSINASI SELURUH TENAGA PENDIDIK, AMANKAH UNTUK MEMULAI PEMBELAJARAN TATAP MUKA (PTM) TERBATAS?

Tahun ajaran baru 2021 akan segera tiba, pembelajaran tatap muka yang telah direncanakan sejak Januari 2021 akan direalisasikan bulan Juli 2021 nanti. Pemerintah menyatakan bahwa tahun ajaran baru bulan Juli 2021 mendatang, sudah dapat dimulai dengan pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas. Pembelajaran tatap muka didorong untuk mengurangi dampak negatif dari Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). 

Melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Menteri Kesehatan (Menkes), dan Menteri Agama (Menag), sekolah didorong untuk segera melaksanakan pembelajaran tatap muka dengan protokol kesehatan. Pemerintah berupaya merealisasikan pembelajaran tatap muka dengan program vaksinasi pada guru dan tenaga pendidik. Vaksinasi pada guru dan tenaga pendidik telah di targetkan rampung pada Juni 2021, selanjutnya pada tahun ajaran baru Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim memberikan opsi pembelajaran tatap muka sebagai selingan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) kepada pihak sekolah. 

Lebih detail pembelajaran tatap muka di masa pandemi diberlakukan untuk sekolah dalam kawasan zona hijau dan zona kuning Covid-19 dan hanya untuk sekolah yang tenaga pendidiknya sudah dilakukan vaksin, namun dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dengan ketat. Untuk selebihnya mengikuti anjuran dari pemerintah. 

Pro kontra sering terjadi sepanjang adanya pembahasan belajar tatap muka di masa pandemi baik kalangan orang tua maupun satuan tenaga pendidikan. Orang tua untuk memberikan izin kepada anak-anak mereka untuk mengikuti sekolah offline atau kegiatan belajar tatap muka, kekhawatiran tersebut timbul seiring dengan maraknya berita tentang Covid-19 dan Virus mutasi asal Inggris dengan beragam isu yang belum memperbolehkan siswa/siswi untuk di vaksinasi. 

Selain itu untuk orang tua yang memiliki anak di jenjang sekolah dasar lebih khawatir karena anak-anak mereka belum mampu menjaga protokol kesehatan dan kebersihan sekolah belum terjamin. Meskipun nantinya para tenaga kependidikan selesai divaksinasi semua, hal itu tidak menjamin penyebaran virus akan berhenti. Hal itu pastinya beralasan kuat, pada peserta didik jenjang SD mereka masih anak-anak yang kadang sulit diawasi kalau sudah ketemu temannya. Guru juga manusia biasa, pasti kewalahan juga mengatur anak-anak. Hal ini menjadi PR tersendiri bagi guru, tenaga pendidik, dan seluruh elemen sekolah yang berkepentingan untuk dapat menentukan kebijakan terbaik untuk pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas, sehingga peserta didik dapat merasakan kembali belajar di sekolah dengan tidak menimbulkan kecemasan pada orang tua. 

Yang perlu digaris bawahi adalah kebijakan pemerintah tentang pembelajaran tatap muka ini merupakan sebuah opsi atau pilihan, sedangkan akan dilaksanakan atau tidaknya tergantung pada pihak sekolah dan orang tua juga situasi-kondisi di lingkungan. Vaksinasi guru dan tenaga pendidik lainnya merupakan upaya dari pemerintah dalam memenuhi saran dan keluhan terutama dari peserta didik yang jenuh dengan pembelajaran jarak jauh. 

Komentar

Postingan Populer